Showing posts with label LETTERS FROM PALESTINE. Show all posts
Showing posts with label LETTERS FROM PALESTINE. Show all posts

Dameer: Birth defects increased in Gaza due to Israel’s use of chemical weapons b

Monday, 28 December 2009


Al-Dameer association for human rights said Sunday that there is an increase in miscarriage rates and in the number of babies born with birth defects and cancer due to the Israeli use of weapons containing radioactive and toxic materials during its latest war on the Gaza Strip.

Al-Dameer association for human rights said Sunday that there is an increase in miscarriage rates and in the number of babies born with birth defects and cancer due to the Israeli use of weapons containing radioactive and toxic materials during its latest war on the Gaza Strip.


In a report, the association affirmed that the health and environmental conditions in Gaza is getting worse day after days as a result of the use of internationally-banned weapons during the three-week war.

It warned that the use of chemical weapons in the densely-populated areas would cause a long-lasting tragedy and plague the future of coming generations, adding the health of one and a half million Palestinians in the Strip is still threatened because of the contamination of water, soil and air.

The report noted that during August, September and October 2008 there were 27 babies born with birth defects compared to 47 cases in 2009. These three months were compared with the same three months in 2009, which shows an increase in birth defects in aborted fetuses and newborns.

The report added that these cases were concentrated in Jabaliya, Beit Lahia, and Beit Hanoun as these areas witnessed the fiercest Israeli military aggression.

The association appealed to the international community to immediately act and pressure Israel to stop its violations against the Palestinian civilians and environment in Gaza and allow experts and delegations into post-war Gaza to examine the environmental and health situation.

The association stressed that experts should be sent to Gaza to examine the environmental fallout of Israel's use of illegal weapons in order to protect the future generations from the coming unknown health and environmental disasters.

source: here
credit: Ayesha Kamaruddin , 4th year.

Read more...

As-Syahid Raed Rezek Jnaid

Monday, 23 November 2009


Tempat Syahid : Kem Jabalya
Tarikh Syahid : 02/03/2008

Latar belakang

Beliau dilahirkan pada tahun 1978 di Jabalya. Beliau menamatkan pengajiannya di sekolah yang berada dalam kem dan mendapat keputusan yang baik di antara adik beradiknya. Beliau seorang lelaki yang mempunyai keperibadian yang mulia, beliau sentiasa senyum, tenang, bersopan dan mudah diterima oleh orang, walau di manapun beliau berada.

Beliau juga berlaku sopan ke atas ibu bapanya malah beliau bertanggung jawab membantu ayahnya dalam soal kewangan. Beliau bekerja dalam gerakan Islam sejak masa kecilnya lagi dan sangat aktif dalam gerakan popular di daerahnya dengan menyertai Hamas. Kemudian beliau bergabung dengan gerakan penentangan Islam -Hamas.


Briged Al-Qassam

Beliau menyertai Briged Al Qassam setelah berbincang dengan saudaranya dalam gerakan Hamas. Setelah diterima Briged Al-Qassam, beliau telah terlibat dengan banyak operasi yang mendatangkan natijah membanggakan, antaranya:

1. Menyertai kumpulan yang melindungi kem daripada serangan-serangan Zionis yang cuba untuk menyerang kem tersebut.
2. Terlibat dengan operasi serang hendap tentera Zionis.
3. Ikut serta menjaga kem daripada Pasukan Khas Zionis.

Kepimpinan Al-Qassam mengiktiraf beliau sebagai perajurit yang sangat disiplin dalam tugasnya.

Kesyahidan

Pada 2 Mac 2008, tentera Zionis cuba menyelinap masuk ke kawasan timur Jabalya, tetapi mereka bertembung dengan As-Syahid Raed Rezek Jnaid dan kumpulannya. Para pejuang menentang tentera Zionis sehingga memaksa Zionis meminta bantuan pesawat pejuang dan mengebom mereka. Tentera Zionis tidak membenarkan ambulan Palestin merawat Raed Rezek Jnaid, ini menyebabkan beliau tidak mendapat rawatan dalam tempoh dua hari.

Kesyahidan orang seperti beliau dibanggakan oleh umat. Briged AlQassam menyatakan, “Briged Al-Qassam meratapi kematian para Mujahedeen, menegaskan untuk kembali komitmen dan tekad bagi meneruskan penentangan terhadap kependudukan yang zalim”.

Sumber dan disunting dari: http://www.qassam.ps/

Kredit kepada http://palestinefolder.blogspot.com/


Read more...

Israel Kembali Serang Al-Aqsa

Sunday, 15 November 2009

Tuesday, November 10, 2009


Mengapa dunia internasional tidak juga peduli pada Palestina? Mengapa pula dunia Israel tidak menganggap Israel sekarang serius dalam menyerang MasjidAl Aqsa, tempat suci ketiga bagi umat ini?

Hanya dalam hitungan kurang dari satu bulan, para penjajah Yahudi itu sudah melakukan beberapa kali penyerangan. Dan kali ini yang terjadi kedua kalinya.

Bentrokan meletus sebelumnya hari Minggu ketika pasukan Israel menggunakan granat, gas air mata dan peluru karet yang dilemparkan ke halaman masjid, menghalau semua jamaah Palestina yang tengah berkumpul di dalam masjid.

Sudah seharusnya dunia Islam berjaga-jaga setiap kali memasuki bulan November atau Desember. Dalam peristiwa-peristiwa sebelumnya yang membunuh dan menghapus sejarah Islam, Yahudi lebih sering melakukannya di bulan-bulan ini.

Ingat, invasi Cast Lead tahun kemarin dilakukan pada akhir Desember. Saat itu, Israel menewaskan lebih dari 1500 orang Palestina. Termasuk ibu-ibu dan anak-anak yang tak berdaya.

Rakyat Palestina sendiri--dengan tetap dipimpin oleh Hamas, tetap tak akan pernah menyerah. Semua ikut terlibat. Tua muda, lelaki dan perempuan. Gaza bukan hanya milikPalestina, dan juga menjadi simbol perlawanan langsung dunia Islam terhadap penjajahan Israel saat ini.

Saat ini, Israel terus-terusan mengepung kompleks masjid Al-Aqsa. Mereka masih menggunakan gas air mata dan peluru karet. Yang menahan mereka dari menggunakan senjata api mungkin saat ini karena debat panas di PBB dan adanya laporan Richard Goldstone.

Sementara negara-negara Islam diam seribu bahasa. Mesir, negeri tetangga sedang sibuk seputar suksesi Mubarak. Arab Saudi tengah kelimpungan mengurus haji dan feminisme. Sedangkan negeri Muslim terbesar di dunia, konon tengah panas dengan dagelan pemberantasan korupsi.

Semoga, serangan kedua kalinya Israel ini mulai bisa membuka kembali kesadaran kita akan kejamnya para Zionis. Jangan lupakan Palestina


Read more...

mereka yang masih peduli.

Friday, 23 October 2009

Israel nafi lakukan jenayah perang

18/09/2009 3:22am

BAITULMAQDIS, 18 Sept. – Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu hari ini menolak laporan Pertubuhan Bangsa-Bangsa Bersatu (PBB) yang menuduh mereka melakukan jenayah perang dalam serangan ke atas Genting Gaza pada Disember lalu.

Netanyahu, turut memberi amaran kepada pemimpin-pemimpin dan pasukan tentera dunia lain bahawa mereka turut akan didakwa atas tuduhan yang sama.

Katanya, laporan PBB yang dikeluarkan minggu ini telah mengendahkan pengeluaran Israel dari Genting Gaza pada 2005 dan serangan roket bertahun-tahun ke atas Yahudi.

Bercakap kepada Channel 2 News, Netanyahu meminta supaya pemimpin dunia menyokong `hak mereka untuk mempertahankan negara’. – AP


Jewish settlers uproot 20 olive trees, IOF round up more West Bankers

[ 21/10/2009 - 11:34 AM ]

AL-KHALIL, (PIC)-- Jewish armed settlers cut off 20 olive trees in Yatta village, south of Al-Khalil, some of them are 25 years old, local sources said on Wednesday.

They said that the settlers came from the settlement of Susia, south of Yatta, and added that they routinely attack Palestinian farmers in a bid to terrorize them away from their land and then confiscate it.

Meanwhile, Israeli occupation forces (IOF) rounded up four Palestinians in Salfit and Tobas districts at dawn Wednesday.

The IOF troops imposed a curfew on Jayus town to the northeast of Qalqilia at an early hour on Wednesday and started a combing operation.

Locals said that IOF soldiers mounting 12 jeeps announced the curfew via loudspeakers without giving a reason.

They added that the soldiers broke into and ransacked many houses.

The same practice was reported in Daheria village, Al-Khalil district, without arrests.

Hamas: We are keen on reconciliation, but the problem in the Egyptian paper
[ 22/10/2009 - 11:07 AM ]

GAZA, (PIC)-- The Movement of Hamas reiterated Wednesday that it is keen on ending the inter-Palestinian division and committed to the understanding reached with Cairo, but the problem lies in the additions and amendments made to the Egyptian reconciliation paper, which were not tabled before.

In a press statement to the Palestinian information center (PIC), Hamas spokesman Sami Abu Zuhri underlined that his Movement has no new demands regarding the Egyptian paper, but it wants commitment to the understandings reached in Cairo, calling on the Egyptian mediator to match the recent reconciliation paper with what had been agreed upon.

Spokesman Abu Zuhri noted that his Movement embarks on arranging a visit of a delegation to Cairo to explain their remarks and to match the Egyptian reconciliation paper with previous agreements.

Regarding Mahmoud Abbas’s threats of holding elections if Hamas did not sign the reconciliation paper, the spokesman said that such statements are aimed to blackmail and pressure Hamas and any election held in the West Bank would never succeed.

For his part, former minister of prisoners’ affairs Wasfi Qabaha, administratively detained in Israeli jails, stated Wednesday that Hamas wants to restore the national unity because it is part of its faith, so it is trying to put aside the differences and create a healthy ground for the reconciliation.

In a leaked letter sent exclusively to the Palestinian information center (PIC), Qabaha said that the national reconciliation does not appeal to Fatah leaders who inflame tension and differences with the aim of entrenching division in the Palestinian arena.

He stressed that Abbas’s threats of holding presidential and legislative election outside the framework of the national consensus reflects the reality of his intentions and his hypocrisy.

Read more...

Aidilfitri - These are their foods.

Tuesday, 22 September 2009

Take a quick look at these luxurious treats of ours:






Ever wonder what are theirs?

IOF troops kill a Jerusalem taxi driver
[ 22/09/2009 - 01:40 PM ]

OCCUPIED JERUSALEM, (PIC)-- A Palestinian taxi driver from Jerusalem was killed on Tuesday morning by IOF troops manning a roadblock to the south of the holy city.

Israeli Radio reported that the IOF troops fired at the Palestinian taxi driver when he approached the Mifo Bitar military roadblock which lies near the Jewish colony of Bitar Elit near the Palestinian village of Husan west of Bethlehem.

Israeli Radio quoted an Israeli army spokesman as saying that Israeli soldiers opened fire at a suspected car that drove near Bitar Elit settlement west of Bethlehem in the West Bank after the driver neglected the soldiers' orders to stop at a roadblock for security check.

Witnesses said that 25-year-old Rabea' al-Tawil, a resident of east Jerusalem was driving his car as he crossed an IOF roadblock, adding that IOF soldiers stationed there opened fire at the car and killed him.

Only cars bearing PA number plates are stopped at IOF roadblocks, but cars bearing Israeli number plates do not have to queue and are not usually stopped at such checkpoints, as they have a special lane that they go through after slowing down a little.

Soldiers who man such roadblocks are usually very young, trigger happy and enjoy tormenting Palestinians before allowing them to continue with their journey



Israeli warplanes blast tunnels along borders with Egypt
[ 21/09/2009 - 10:47 AM ]

RAFAH, (PIC)-- Israel's warplanes fired four missiles at the Palestinian-Egyptian borders south of Rafah in the Gaza Strip at dawn Monday claiming to target three tunnels used to smuggle weapons into the Strip.

Local sources told the PIC reporter that the Israeli F-16s launched three raids targeting those tunnels.

The tunnels are used to supply Gaza with its needs of various goods after all Gaza crossings were closed by the Israeli occupation authority that only open them partially allowing in trickles of badly needed commodities.

The bombardment inflicted vast destruction in the targeted area and in a number of nearby buildings but no casualties were reported.


Print Email

Hamas: Israeli crime aimed to foil Eid joy
[ 21/09/2009 - 10:17 AM ]

GAZA, (PIC)-- Hamas has charged the Israeli occupation authority (IOA) with trying to foil the Gaza people's joy over the Eidul Fitr with the crime committed in northern Gaza on the first day of the Eid.

Fawzi Barhoum, a Hamas spokesman, told the PIC on Sunday that the "Zionist crime" of shelling and killing two Palestinians reflected the "Zionist terrorist mentality and the spirit of revenge against civilians".

The IOA is exploiting the Arab silence and the former PA chief Mahmoud Abbas's acquiescence to attend a tripartite meeting with American president Barack Obama and Israeli premier Benjamin Netanyahu in New York on Tuesday to commit this crime, the spokesman elaborated.

He charged that the IOA is daily proving that it does not respect the sanctity of religious occasions, describing such an attitude as "state terrorism".

Another Hamas spokesman Dr. Sami Abu Zuhri urged the world community in a similar statement to the PIC on Sunday to assume its responsibility against such "Zionist crimes".

He also held the IOA fully responsible for consequences of such "barbaric crimes".

The Israeli occupation forces on Sunday morning shelled northern Gaza areas killing two resistance fighters and wounding four civilians.

For its part, the Qassam Brigades, the armed wing of Hamas, asserted that it would continue along the path of martyrs until liberation of the occupied Palestinian lands.

It added in a statement on the occasion of the Eid on Sunday that the martyrs would continue to "guide us" along the road of sacrifice.

The armed wing called for tolerance and for restoration of national unity.


source:http://www.palestine-info.co.uk/

Read more...

Ramadan, Syawal; Kita dan Mereka

Monday, 14 September 2009




Kita: Pulang berhari raya di kampung halaman


Mereka: Hanya mampu melihat dari jauh kampungnya di seberang tembok Qalqilya


Tembok haram Zionis di Qalqilya


Kita: Solat terawih dengan aman


Mereka: Masjid dikawal ketat oleh tentera zionis celaka


Kita: buat ketupat di malam raya


Mereka: prepare bomb untuk lawan zionis


Kita: Baju raye lawa2


Mereka: Sut tentera berani mati


Kita: Cedera sebab main mercun


Mereka: Cedera kena bom zionis


Kita: kenal mercun


Mereka: kenal Ak47, M16, MP5


Ayuh, bantu mereka!
dermapalestin

Read more...

Palestin Dijajah: Maruah Umat Islam Tercabar

Saturday, 30 May 2009

Credit: Zainal Abdullah Zainal Adlishah, Tahun 3.

Oleh: Maznah Daud


Allah s.w.t. telah mentakdirkan Palestin menjadi bumi yang diberkati. Bumi tempat bertapaknya sebahagian besar daripada para nabi dan rasul. Bumi yang banyak menyaksikan perjuangan dan ketabahan para pendukung kebenaran dan keadilan menentang kedurjanaan dan kezaliman manusia yang tidak mengenal erti kemanusiaan.


Keberkatan bumi Palestin dinyatakan di dalam Al-Quran berulang-ulang kali, antaranya seperti dalam maksud firman Allah berikut:


1. “Maha Suci Allah yang telah menjalankan hamba-Nya pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang Kami berkati sekelilingnya, untuk diperlihatkan kepadanya tanda kekuasaan Kami. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar, lagi Maha Mengetahui.” (Al-Isra’ : 1)

2. “Dan Kami selamatkan dia dan sepupunya Nabi Lut ke negeri yang Kami limpahkan berkat padanya untuk umat manusia.” (Al-Anbia’ : 71)

3. “Dan di antara tempat tinggal mereka dengan bandar yang Kami limpahkan berkat kepadanya, Kami adakan beberapa buah bandar yang jelas kelihatan, dan Kami tentukan jarak perjalanan di antaranya. Berjalanlah kamu di negeri itu pada bila-bila masa yang kamu suka, malam dan siang, dengan aman.” (Saba’ : 18)

4. “Dan Kami mudahkan bagi Nabi Sulaiman angin yang kencang tiupannya, bertiup menurut kehendaknya ke bumi yang Kami limpahi berkat padanya; dan adalah Kami mengetahui akan tiap-tiap sesuatu.” (Al-Anbia’ : 81)

5. “Dan Kami wariskan kepada kaum yang tertindas itu di daerah timur bumi dan di daerah baratnya, yang Kami telah melimpahkan berkat kepadanya.” (Al-A’raf : 137)


Menurut Tafsir Ibn Kathir, maksud ‘bumi yang diberkati’ atau ‘yang dilimpahi berkat padanya’ di dalam ayat-ayat di atas ialah negeri Syam yang mana Palestin adalah sebahagian daripadanya. Keberkatan negeri Syam adalah meliputi keberkatan lahiriah dan ma'nawiah. Dari sudut lahiriah, bumi itu subur dan ditumbuhi dengan pelbagai jenis tanaman dan buah-buahan.


Manakala dari sudut ma'nawiah, Palestin merupakan bumi anbiya dan mursalin (nabi dan rasul). Di situ hidupnya Nabi Ibrahim, Ishak, Ya’qub, Yusuf, Lut, Daud, Sulaiman, Soleh, Zakariya, Yahya dan Isa ‘alaihimus-salam. Nama-nama mereka semuanya termaktub di dalam Al-Quran. Malah, ramai lagi nabi dari kalangan Bani Israel yang tidak disebut nama mereka di dalam Al-Quran, diutus Allah s.w.t. silih berganti untuk memimpin mereka di situ.


Di dalam satu ayat lain, Allah s.w.t. menyifatkannya sebagai bumi suci (الارض المقدسة). Firman Allah s.w.t. bermaksud:


“(Musa berkata): Wahai kaumku, masuklah ke Tanah Suci (Palestin) yang telah diperintahkan oleh Allah untukmu; dan janganlah kamu berbalik undur ke belakang, (kalau kamu undur) maka kamu kelak menjadi orang yang rugi (di dunia dan di akhirat).” (Al-Maidah : 21)


Lantaran itu, apabila seorang muslim membaca Al-Quran, dia akan merasai pertalian yang sangat kuat antara dirinya dengan bumi itu kerana di situlah tercetusnya medan pertarungan di antara hak dengan batil. Di situlah juga para nabi dan rasul Allah mengangkat panji-panji tauhid, menyeru dan membimbing manusia agar menyembah Allah Yang Esa dan beriman kepada nabi dan rasul tanpa membezakan antara mereka yang juga merupakan sebahagian daripada rukun iman. Ini jelas termaktub dalam firman Allah yang bermaksud:


“Katakanlah: Kami beriman kepada Allah, dan kepada apa yang diturunkan kepada kami (Al-Quran), dan kepada apa yang diturunkan kepada Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail dan Nabi Ishaq dan Nabi Yaakub serta anak-anaknya, dan juga kepada apa yang diberikan kepada Nabi Musa (Taurat) dan Nabi Isa (Injil), dan kepada apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Tuhan mereka; kami tidak membeza-bezakan antara seseorang dari mereka; dan kami semua adalah Islam (berserah diri, tunduk taat) kepada Allah semata-mata.” (Al-Baqarah : 136)


Di bumi Palestin terletak bandar al-Quds, bandar suci ketiga bagi umat Islam selepas Makkah al-Mukarramah dan Madinah al-Munawwarah. Allah Taala memuliakan Makkah al-Mukarramah dengan Masjid al-Haram, Madinah al-Munawwarah dengan Masjid al-Nabawi dan al-Quds atau Baitul-Maqdis dengan Masjid al-Aqsa.


Perkara ini diperkuatkan dengan Hadis Sahih yang diriwayatkan daripada Abu Hurairah r.a. yang mafhumnya:


“Tidak harus bersusah-payah untuk musafir kecuali ke tiga buah masjid: Masjid al-Haram, Masjid al-Nabawi dan Masjid al-Aqsa.”


Maksud hadis di atas ialah: Tidak harus bagi seorang muslim bersusah-payah musafir semata-mata untuk solat di mana-mana masjid di atas muka bumi ini kecuali ke Masjid al-Haram, Masjid al-Nabawi dan Masjid al-Aqsa.


Dalam hadis lain yang diriwayatkan oleh al-Bukhari dan Muslim, baginda s.a.w. besabda maksudnya:


“Satu solat di dalam Masjid al-Aqsa menyamai 500 solat di masjid lain kecuali Masjid al-Haram dan Masjid al-Nabawi.”


Rasulullah s.a.w. pernah ditanya: “Masjid apakah yang pertama dibina di atas muka bumi?” Baginda menjawab: “Masjid al-Haram”. Baginda ditanya lagi: “Kemudian masjid apa?” Jawab baginda: “Masjid al-Aqsa”.


Kerana kedudukannya yang begitu mulia, terletak di bumi yang diberkati, Allah telah memilihnya untuk menjadi kiblat pertama umat Islam. Sejak difardhukan solat lima waktu pada malam Israk dan Mikraj, Rasulullah s.a.w. dan para sahabat r.a. bersolat menghadap ke arah Masjid al-Aqsa. Keadaan ini berterusan selama 16 atau 17 bulan selepas hijrah. Rasulullah s.a.w. tidak menukar arah kiblatnya kecuali selepas diperintah oleh Allah s.w.t. supaya berbuat demikian. Pertukaran arah kiblat terkandung dalam firman Allah s.w.t. yang bermaksud:


“Kerapkali Kami melihat engkau menengadah ke langit, maka Kami benarkan engkau mengadap kiblat yang engkau sukai. Oleh itu palingkanlah mukamu ke arah Masjid Al-Haram; dan di mana sahaja kamu berada maka hadapkanlah muka kamu ke arahnya. Dan sesungguhnya orang yang telah diberikan Kitab, mereka mengetahui bahawa perkara (berkiblat ke Kaabah) itu adalah benar daripada Tuhan mereka; dan Allah tidak sekali-kali lalai apa yang mereka lakukan.” (Al-Baqarah : 144)


Ayat ini turun ketika Rasulullah s.a.w. sedang solat bersama para sahabat r.a. di sebuah masjid di Madinah. Masjid yang dikenali dengan nama Masjid Qiblatain itu kekal dan boleh dilawati hingga sekarang.


Peristiwa paling hebat dan begitu menggemparkan pernah dialami oleh Rasulullah s.a.w. ialah Israk dan Mikraj. Masjid al-Aqsa sekali lagi diberi penghormatan dengan pemilihannya sebagai destinasi Israk dan permulaan Mikraj baginda. Firman Allah s.w.t. bermaksud:


“Maha Suci Allah yang telah menjalankan hamba-Nya pada malam hari dari Masjidil haram ke Masjidil Aqsa yang Kami berkati sekelilingnya, untuk diperlihatkan kepadanya tanda kekuasaan Kami. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar, lagi Maha Mengetahui.”

(Al-Isra’ : 1)


Dalam ayat di atas, tidak disebut sebarang sifat khusus bagi Masjid al-Haram walaupun kedudukannya lebih tinggi daripada Masjid al-Aqsa. Sebaliknya ayat ini telah memberikan perhatian yang khusus kepada Masjid al-Aqsa dengan menyifatkannya sebagai ‘yang diberkati di sekelilingnya’.


Allah s.w.t. Yang Maha Berkuasa pastinya boleh jika Dia menghendaki untuk mengangkat Nabi Muhammad s.a.w. terus ke langit tanpa singgah di Masjid al-Aqsa. Sudah tentu ada hikmah tersendiri mengapa perjalanan israk dan mikraj yang bersejarah itu melalui Masjid al-Aqsa.


Antara hikmah yang paling jelas ialah penegasan tentang hubungan rapat antara kedua-dua masjid tersebut. Umat Islam bertanggungjawab memelihara dan mempertahankan kesucian kedua-dua masjid itu secara serentak. Tambahan pula dalam peristiwa israk dan mikraj, baginda dipertemukan dengan para nabi sebelumnya dan menunaikan solat sunat berjemaah bersama-sama mereka di Masjid al-Aqsa.


Secara simbolik, pertemuan ini menunjukkan perpindahan kepimpinan agama ini daripada Bani Israel kepada umat yang baru, rasul yang baru dan kitab suci yang baru. Kenapa upacara perpindahan ini dilakukan di Masjid al-Aqsa? Jawapannya amat jelas. Di bumi inilah kebanyakan para nabi sebelumnya dibangkitkan untuk berdakwah dan berjuang menyebarkan risalah Islam.


Kesatuan risalah yang dibawa oleh para nabi dan rasul ditegaskan berulang kali di dalam Al-Quran. Sebagai contoh, firman Allah s.w.t. yang bermaksud:

“Demi buah Tiin dan Zaitun. Dan gunung Tursina. Dan negeri (Mekah) yang aman ini.” (At-Tiin : 1-3)


Menurut Ibnu Kathir: “Sebahagian ulama besar berkata: Perkara-perkara tersebut (buah tiin, buah zaitun, bukit Tursina dan negeri yang aman) merujuk kepada tiga tempat di mana Allah s.w.t. mengutus seorang rasul daripada kalangan ulil-‘azmi bagi setiap tempat itu. Ketiga-tiga rasul tersebut membawa deen yang sama. Yang pertama ialah tempat tumbuhnya tiin dan zaitun iaitu Baitul Maqdis, di mana Allah mengutuskan Isa bin Maryam. Kedua bukit Tursina, di mana Allah berbicara secara langsung dengan Musa bin ‘Imran. Ketiga ialah Mekah yang merupakan negeri yang aman tempat lahirnya Nabi Muhammad s.a.w. pembawa risalah Islam yang terakhir.”


Berdasarkan tafsiran ini, ketiga-tiga perkara yang disebut itu telah menghubungkaitkan antara orang Islam, Yahudi dan Nasrani.


Sejajar dengan kedudukannya yang begitu mulia, mata dan hati umat Islam sentiasa tertumpu ke sana. Ketika Rasulullah s.a.w. dilahirkan pada tahun 570 Masihi, Palestin berada di bawah pemerintahan kerajaan Kristian Rom.


Apabila Rasulullah s.a.w. dan umat Islam berjaya menegakkan negara Islam di Madinah dan berjaya menangkis pelbagai serangan musuh dari luar dan dalam, baginda mula mengatur langkah untuk memperluas dakwah demi membebaskan manusia daripada perhambaan sesama manusia dan mengembalikan mereka kepada 'Tuan Hakiki' yang sepatutnya mereka memperhambakan diri. Antara yang telah dilakukan baginda ialah mengutus surat kepada penguasa dan raja-raja setiap negeri, termasuk Raja Kaisar yang menguasai Palestin.


Usaha-usaha dakwah baginda diteruskan oleh Khalifah Abu Bakar as-Siddiq dan dilanjutkan oleh Umar al-Khattab. Dengan dakwah dan jihad yang berterusan, akhirnya umat Islam berjaya membebaskan Palestin daripada cengkaman kerajaan yang tidak beriman. Detik bersejarah ini telah terukir pada tahun ke-15 hijrah bersamaan dengan tahun 636 Masihi.


Semenjak saat itu, Palestin diwarnai cahaya keislaman nan gemilang. Penduduknya telah menerima Islam sebagai satu cara hidup dan mengadaptasi bahasa Arab sebagai bahasa rasminya. Dan semenjak saat itu juga, Palestin terus diperintah oleh kerajaan Islam silih berganti, sehingga akhirnya jatuh ke tangan penjajah British pada tahun 1917 Masihi. Ini bererti Islam telah bertapak kukuh di bumi yang berkat itu selama 1281 tahun. Meskipun dalam tempoh itu ia pernah jatuh ke tangan tentera Salib selama hamipr 90 tahun (1099-1187), namun mereka tidak mampu memadamkan wajah keislaman yang telah terpahat kukuh di situ.


Kini, telah hampir satu abad (1917-2009) bumi suci disimbahi darah dan air mata. Telah hampir satu abad bumi Israk dan Mikraj dilanyak musuh durjana. Telah hampir satu abad bumi anbiya dihujani peluru tidak bermata. Telah hampir satu abad juga umat Islam yang telah bermastautin sekian lama di situ dihalau merata-rata. Wajarkah kita diam membisu seribu bahasa? Wajarkah kita berpeluk tubuh, buat endah tak endah macam si buta?


Prof. Madya Maznah Daud merupakan mantan AJK Wanita JIM Pusat dan bekas pensyarah di Universiti Teknologi Mara (UiTM) Shah Alam.



Dipetik daripada: http://jim.org. my/v1/index. php/artikel/ artikel-pilihan/ 216-palestin- dijajah-maruah- umat-islam- tercabar

SCENT OF PALESTINE, SCENT OF JANNAH

Read more...

Negara Haram Israel Tidak Akan Berkekalan

Credit: Siti Sarah Zainal Alimuddin, Tahun 2.


Sejarah telah membuktikan bahawa kaum Yahudi merupakan kaum yang sentiasa ditindas dan ditekan. Peristiwa-peristiwa yang berlaku sepanjang zaman semenjak dari zaman Nabi Allah SWT Musa a.s. sehinggalah zaman mereka berada di Palestin selepas itu sentiasa menyaksikan pembunuhan kaum Yahudi secara beramai-ramai oleh musuh-musuh mereka.

Melalui peristiwa-peristiwa yang berlaku itu, kita selaku umat Islam yakin bahawa kependudukan mereka secara haram di negara Palestin akan berakhir tidak lama lagi.

Mereka akan dihalau keluar dari negara itu sama sepertimana datuk nenek mereka dipaksa keluar dari negara itu. Perkara ini telah dijanjikan oleh Allah SWT menerusi banyak ayat al-Quran, contohnya dalam surah Al-A'raf ayat 167 yang bermaksud:

"Dan (ingatlah wahai Muhammad) ketika Tuhanmu memberitahu: Bahawa sesungguhnya Ia akan menghantarkan kepada kaum Yahudi itu, (terus menerus) hingga hari kiamat, kaum-kaum yang akan menimpakan mereka dengan azab sengsara yang seburuk-buruknya (disebabkan kejahatan dan kekufuran mereka). Sesungguhnya Tuhanmu amat cepat azab seksa-Nya, dan sesungguhnya Dia juga Maha Pengampun lagi Maha Mengasihani. "

Kejahatan Bangsa Yahudi Menurut Al-Quran

Ayat di atas menyebutkan bahawa azab dan tekanan akan terus menimpa mereka hingga ke hari kiamat. Berita-berita masa lampau tentang mereka sebelum Islam perlu diberitahu kepada mereka agar mereka sedar bahawa masa tersebut akan tiba dan kebenaran isi kandungan al-Quran sebagai wahyu Ilahi akan terbukti.

Ayat-ayat seperti ini memberi satu kekuatan berupa sokongan moral kepada umat Islam secara amnya dan bangsa Arab Islam khasnya agar berusaha memperkuatkan diri ke arah merealisasikan fakta ini.



Penindasan Ke Atas Yahudi Sebelum Islam

Tersebut dalam lipatan sejarah penjajahan ke atas Yahudi telah dimulakan oleh Raja Fir'aun Nikho dari Mesir. Selepas itu untuk kali keduanya mereka telah dijajah lagi oleh Raja Nabukadnesar (Bukhti-Nashar) dari Babil. Semasa penjajahan tersebut, raja dan tenteranya telah membinasakan habis-habisan Jerussalam termasuk Baitul Maqdis yang didirikan oleh Nabi Sulaiman a.s. dan menawan majoriti rakyatnya .

Inilah yang disebutkan oleh Allah SWT dalam ayat surah al-Isra' ayat yang bermaksud:

"Dan Kami menyatakan kepada Bani Israel dalam Kitab itu: "Sesungguhnya kamu akan melakukan kerosakan di bumi (Palestin) dua kali, dan sesungguhnya kamu akan berlaku sombong angkuh dengan melampau. Maka apabila sampai masa janji (membalas kederhakaan kamu) kali yang pertama dari dua (kederhakaan) itu, Kami datangkan kepada kamu hamba-hamba Kami yang kuat gagah dan amat ganas serangannya lalu mereka rnenjelajah di segala ceruk rantau (membunuh dan membinasakan kamu); dan (sebenarnya peristiwa itu) adalah satu janji yang tetap berlaku".

Seterusnya pada tahun 203 sebelum Masihi pula menyaksikan penjajahan yang lebih teruk oleh raja-raja Syria malahan membawa kepada penahanan Yahuza yang menjadi raja Yahudi pada masa itu. Orang-orang lelaki dijadikan hamba abdi, manakala cukai-cukai yang tinggi turut dikenakan ke atas mereka.

Tidak cukup di situ Allah SWT membinasakan mereka apabila Rom menjajah pula selepas itu. Negara Palestin telah dimasukkan di bawah negara mereka. Pada tahun 70 Masihi, golongan Yahudi telah melakukan pemberontakan ke atas penjajah mereka iaitu Rom. Pemberontakan ini menemui jalan buntu. Akibatnya Rom telah mengeluarkan arahan kepada gabenornya di situ yang bernama Titus untuk membakar rumah-rumah ibadat Yahudi dan membunuh kebanyakan penduduk Yahudi dan menjual yang lainnya sehagai hamba.

Tidak lama selepas itu, Jerussalem pesat membangun semula. Kaum Yahudi mengambil kesempatan untuk memberontak buat kali kedua tetapi masih gagal. Adrian yang menjadi raja Rom akhirnya memerintahkan agar bandar Jerussalem dimusnahkan habis-habisan dan rakyatnya dibunuh. Ditaksirkan lebih 500,000 jiwa telah terkorban dalam peristiwa itu .



Penindasan Ke Atas Yahudi Selepas Islam

Apabila Nabi Muhammad SAW berhijrah ke Madinah, kaum Yahudi telah menyusun beberapa konspirasi jahat ke atas Islam. Akibatnya, pelbagai tindakan tegas telah dikenakan terhadap mereka sehingga membawa kepada pembunuhan beramai-ramai kaum Yahudi dan pengusiran keluar dari negara Islam Madinah.

Kemudian di akhir kurun ke 13, penindasan ke atas mereka masih berterusan. Pada kali ini negara Eropah pula yang bertindak menekan mereka. Sejarah telah menunjukkan bahawa kaum Yahudi pernah dibunuh di Sepanyol dan Portugal . Bahkan kepercayaan agama Kristian lama beranggapan bahawa menekan Yahudi adalah melambangkan keimanan yang sebenarnya.

Tekanan yang dihadapi menyebabkan Yahudi mencari perlindungan di Andalus. Pemimpin-pemimpin Islam di Andalus pada waktu itu memberi perlindungan politik kepada Yahudi sebagai satu cara untuk berdakwah kepada mereka. Namun panas yang disangka sampai ke petang, rupanya hujan di tengahari. Nikmat perlindungan rupa-rupanya tidak lama. Penganut-penganut Kristian telah berjaya menundukkan kuasa Islam di Andalus. Sekali lagi penyembelihan orang-orang Yahudi berlaku secara beramai-ramai. Mereka di halau keluar dari bandar-bandar seperti Balensia, Qordova, Gibraltar, Barcelona dan juga dari tempat-tempat lain. Seorang paderi besar Katolik di situ yang bernama Hernando Martins telah menyampaikan ucapan anti Yahudi dan mengarahkan agar unsur-unsur termasuk penganutnya dihapuskan.

Peperangan Salib telah meletus di Andalus dan kebanyakan orang yahudi dihapuskan. Ramai dari kalangan mereka telah dipaksa memeluk Kristian. Dalam tempoh kurang dari 3 bulan, setiap individu yang enggan masuk Kristian akan dihalau ke tempat lain luar dari Andalus. Sesiapa yang melanggar perintah akan dihukum bunuh .

Kebanyakan orang Yahudi yang enggan memeluk Kristian telah meninggalkan Andalus. Malangnya di tengah jalan para lanun telah menangkap mereka dan mereka dijadikan hamba untuk diperniagakan. Sesiapa yang terlepas pula jarang yang dapat hidup kerana diserang kelaparan dan penyakit berjangkit seperti taun dan lain-lain.

Walaupun menghadapi pelbagai penindasan, golongan Yahudi akhirnya berjaya juga menaja satu perhimpunan yang menghimpunkan sekitar 80,000 orang ahli. Mereka mengambil keputusan untuk berhijrah ke Portugal setelah mendapat pelawaan rajanya yang beragama Kristian dan bersikap terbuka. Setibanya di sana , raja yang selama ini bersikap terbuka, tiba-tiba berubah menjadi anti Yahudi selepas dipengaruhi golongan gereja yang selama ini menentang mereka. Semua golongan lelaki dewasa Yahudi telah dipaksa meninggalkan negara Portugal , manakala wanita dan anak-anak dipaksa menukar agama kepada Kristian.

Tekanan dan kezaliman ke atas Yahudi sebenarnya tidaklah terbatas di negara-negara seperti Sepanyol , Portugal dan Rom sahaja.

Malahan semua negara Eropah Kristian telah mengambil sikap anti-Yahudi secara terang-terangan. Di bawah dinyatakan peristiwa-peristiwa kezaliman yang berlaku keatas golongan Yahudi:


1. Di England, King Edwaard telah menghalau Yahudi beramai-ramai pada tahun 1290.

2. Di Perancis, King Phillip telah menghalau mereka dari Perancis pada tahun 1306. Menurut fakta sejarah, Raja Phillip kemudiannva telah membenarkan sebahagian daripada mereka untuk pulang ke Perancis selepas itu, tetapi keputusan diambil untuk menghalau semula mereka pada tahun 1394.

3. Di Hungary, golongan Yahudi telah dibuang negara beramai-ramai. Tetapi mereka memberanikan diri pulang semula sebelum dihalau kembali pada tahun 1582.

4. Di Belgium, mereka dihalau beramai-ramai pada tahun 1370.

5. Di negara Czechoslovakia pula, puak Yahudi dihalau pada tahun 1380. Mereka kembali semula untuk bermastautin pada tahun 1592. Malangnya pada tahun 1744, Queen Maria Theressa telah mengarahkan agar dihalau semula golongan Yahudi tersebut.

6. Di negara Austria pula, Raja Bright ke-5 telah menghalau mereka dari negara itu pada tahun 1420.

7. Di Holland, mereka dihalau dari Outricht pada tahun 1444.

8. Di Itali, mereka dihalau dari Napoli dan Sardina pada tahun 1540.

9. Di Jerman, golongan Yahudi dihambat dari Bavaria pada tahun 1551. Kemudian telah berlaku penindasan secara berterusan ke atas mereka oleh masyarakat berfahaman Nazi. Beratus ribu Yahudi telah terkorban dalam keganasan itu.

10. Di Rusia pula, rakyat tempatan telah berkerjasama menghalau orang-orang Yahudi pada tahun 1510. Golongan Yahudi beransur-ansur pulang selepas itu dengan harapan penduduk tempatan telah memaafkan mereka. Namun begitu, tekanan masih berterusan sehingga tentera Rusia turut masuk campur untuk menyembelih mereka beramai-ramai di Ukraine sepanjang tahun 1919.



Menurut kajian, lebih dari 100,000 Yahudi telah diragut nyawanya termasuk lelaki dan perempuan serta anak-anak mereka. Jalanraya telah dibasahi dengan darah mereka. Tentera telah melakukan kekejaman di luar batasan pemikiran manusia di samping mencincang lumat anggota badan mereka.

Mengapa Yahudi Ditindas?

Antara sebab penindasan dilakukan ke atas mereka adalah kerana sikap sombong dan tidak setia pada perjuangan. Masyarakat Kristian Eropah menyedari sikap yang ditunjukkan itu. Golongan Yahudi merupakan golongan yang tidak pernah kenal erti berterima kasih. Walaupun hanya menumpang di negara orang, perangai mereka tidak ubah seperti tuan yang memeras dan menganiaya golongan peribumi negara itu. Kemahiran berniaga telah menjadikan golongan Yahudi sombong dan tidak berperikemanusiaan.

Orang yang meminjam dan berurus niaga dengan mereka terjebak dalam sistem riba. Ekonomi yang berasaskan riba telah dimulakan oleh korporat-korporat Yahudi yang berjaya untuk memastikan terus menjadi kaya tanpa memikirkan nasib si miskin.

Perkara ini tidaklah menghairankan kerana menurut kepercayaan mereka seperti yang dijelaskan di dalam 'Talmud' iaitu tafsiran kepada kitab 'Taurat', ada dinyatakan secara terang-terangan bahawa riba halal dengan urus niaga bersama bukan Yahudi. Ini disebabkan Yahudi adalah anak-anak Allah SWT, manakala selain mereka adalah binatang berupa anjing dan babi. Justeru itu, mereka berhak melakukan apa sahaja demi kepentingan peribadi.

Disebut dalam Talmud lagi:

• Pemilikan harta-harta oleh selain Yahudi adalah tidak sah. Jadi sesiapa sahaja di kalangan Yahudi boleh merampas hak tersebut.

• Allah SWT (SWT) menganugerahkan ke atas mereka hak untuk bertindak sesuka hati ke atas bangsa-bangsa lain.

• Kedudukan Yahudi ke atas bangsa-bangsa lain sama seperti kedudukan manusia ke atas binatang. Bangsa-bangsa lain memiliki sifat-sifat kebinatangan. Tiada siapa yang dapat mengajar mereka melainkan Yahudi.

• Riba diharamkan sesama Yahudi, tetapi dihalalkan kepada selain mereka. Malahan menurut perlembagaan Talmud itu, HARAM memberikan pinjaman kepada bangsa lain tanpa dikenakan riba.

Penaklukan Palestin Oleh Rejim Haram Yahudi

Sebab utama penaklukan negara Palestin sebenarnya berpunca dari perancangan yang teliti oleh Persatuan Freemason Antarabangsa. Freemason melihat usaha begini penting bagi mengelakkan pupusnya spesis Yahudi dari persada dunia.

Takdir Allah SWT membenarkan mereka berjaya menakluk Palestin dengan restu gerakan Kristian sedunia dan bantuan mereka. Perkara ini berlaku dalam keadaan orang-umat Islam terutamanya masyarakat Arab sedang lalai. Persoalannya, sampai bilakah mereka akan berjaya mendominasi negara yang kecil itu. Mereka perlu waspada kepada masyarakat Arab yang berjumlah lebih 100 juta orang itu yang sentiasa mengingati sejarah buruk antara mereka dan Yahudi sepanjang zaman. Masa jua yang akan menentukan segala-galanya.




Penutup

Janji Allah SWT akan sampai bagi memastikan Islam akan tinggi semula dan musuh-musuh Islam terutamanya Yahudi akan kembali ke era kesusahan dan penindasan seperti keadaan asal mereka.

Kita meyakini usaha mereka mengumpulkan bangsa mereka di tengah-tengah negara umat Islam itu akan berakhir dengan penghapusan mereka secara terus dari muka bumi Allah SWT ini. Ini bersesuaian dengan maksud sebuah hadith sahih riwayat Al-Bukhari dan Muslim:

"Tidak akan berlaku kiamat sehinggalah orang-umat Islam berperang dengan orang-orang Yahudi (di sebuah tempat). Orang-umat Islam akan membunuh mereka beramai-ramai sehinggakan apabila mereka bersembunyi di sebalik batu dan pokok, tiba-tiba pokok-pokok dan batu-batu itu bersuara menjerit memanggil umat Islam agar membunuh orang-orang Yahudi itu, kecuali pokok 'Gharqad', kerana ia adalah pokok Yahudi".

Janji Nabi pastinya benar. Peristiwa ini akan berlaku bagi menamatkan siri pengkhianatan Yahudi terhadap Islam dan manusia secara keseluruhannya. . wallahualam




SCENT OF PALESTINE, SCENT OF JANNAH


Read more...

Depa kata

Oleh: Komuniti Blogger Palestineevergreen


Pemberitahuan: Emel yang dihantar kepada saya selepas pergolakan berdarah di Palestine. Saya berharap agar anda semua dapat memberi komen diatas emel ini mengenai kesahihan apa yang telah diperkatakan oleh mereka. Namun, emel ini tidak disunting dan struktur karangan adalah bahasa pasar.


Salam,
Semalam Razali Awang, pemberita TV3yg pergi ke Gaza baru-baru ni, datang ke my company tu share his experience. Persatuan Islam Pekerja yg anjurkan. Razali ni tiap kali dia bercerita, mesti tersekat2 sebab dia kata dia tak dpt lupakan pengalaman yg dia akan kenang smpai mati. I ada things yg nak share yg buat I tak boleh tido mlm tadi:


Mesir
Razali kata ni Firaun modern. Nama je Islam tapi dah very secular. Sanggup kencing di dinding2 masjid.
Mesir sekat sempadan ..the only way ke Gaza . Makanan dan ubatan2 sume rosak kat sempadan Mesir-Gaza. Sempadan Gaza and Mesir is 14 km long. Kalau lah tak de sekatan, rakyat Palestine takkan kebuluran...
"Mesir lebih rela bersempadan dgn Israel drp bersempadan dengan Hamas!" – Apa punya manusia ni, kata Razali Awang.
Khutbah Jumaat di Mesir mengharamkan khutbah mengenai keganasan di Gaza . Razali btau rakyat Palestin yg dia interview, kat Malaysia tiap Jumaat kami bacakan Qunut Nazilah dan bersolat hajat demi kesejahteraan rakyat Palestine …
Berapa banyak checkpoint dia kena lalui kat Mesir…tapi dgn pertolongan Allah SWT lepas pulak..tapi perit nya..yg mintak rasuah…charge naik bas 500 meter is RM70!!!
Memang sekutu kuat Amerika and Israel .
(Eee…tak ingin hantar anak gi Al Azhar..lebih baik hantar ke negara Islam lain..UIA pun dah bagus!!!)


Gaza ( Palestine )
Terbahagi kepada 2 – Hamas dan Fatah…Belah Fatah ada kasino!
Kata wartawan dari Belgium dan Itali, the best strawberry in the world comes from Gaza !
Imam Shafie lahir di sini (sebak pulak bila dengar yg ni).
Razali kata rakyat Palestine sgt berpegang teguh kpd ajaran Islam dan mazhab Shafie.
Org Palestine sgt baik dan friendly as compared to other Arabs esp yg kat Mesir tu..
Moyang Rasulullah SAW dikebumikan dia sini (lupa nama ..tapi dia mention Hashim….)
Beautiful country, iklim Mediterranean .boleh kalahkan Los Angeles kalau tak kerana peperangan..


Hamas
Memang kalangan yg rela mati sebab mati syahid. Rela mati anytime. Bila bersalam perpisahan dengan Razali dia org ucap "Kalau anda dtg lagi ke sini, adakah kita akan bertemu lagi"…like they know they can die anytime.
Tulang2 yg melekat kat dinding bangungan rosak, tak busuk walau dah berminggu!
Mayat tak reput langsung, bila kubur dibedil oleh Israel …punyalah jahat manusia, kubur pun nak bedil konon tempat simpan senjata.
Hamas ada 25,000 org..tak de senjata canggih tapi yg mati hanya 100 lebih je!!
Hamas ni beroperasi di bawah tanah and they are everywhere. They operate in small groups.
Isteri kepada yg mati syahid, hanya ada satu misi, utk berperang dan mati syahid supaya dapat jumpa suami semula di syurga.
Bagi mereka, kanak2 yg mati berada di sisi Allah SWT.
Menurut seorang ibu yg anak nya mati syahid, hari ni sorang mati, esok lahir lagi seorang bayi..


Israel
Memang pengecut sebab tak berani perang one to one ngan Hamas. Kat darat hanya duduk dlm kereta kebal. Pastu serang ngan bom pintar, bom fosforus dari jarak jauh.
Dia org tau Hamas ada penembak tepat! So, depa takut nak turun dari kereta kebal.
Kereta kebal Israel musnahkan tanaman seperti anggur dan pokok zaitun sebab tanaman ni makan masa bertahun nak tumbuh balik. Biar rakyat Palestine kebulur dan tak de sumber pendapatan.
Semua resolusi PBB, satu pun Israel tak ikut!!! Ada back-up besar lah katakannn...


Rakyat Palestine
Sedih Razali tengok dia org rebus rumput sebab dah tak de makanan.
Kanak2 tiada cita-cita lain selain dari ingin menjadi pengebom berani mati kerana trauma melihat ahli keluarga dibunuh di depan mata sendiri!
Di hospital, pembedahan, jahit kulit ke apa ke…terpaksa dibuat tanpa bius. Sebab ubat dah tak de..
Razali kata tak tahan dia tengok budak2 menjerit2 kesakitan bila kepala di jahit!
Dia jugak pergi sendiri ke dewan bedah yg telah dibedil dgn bom fosforus ..sebelum serangan ada few doctors sedang bedah pesakit….Razali kata tak de apa yg tinggal ..semua dah jadi abu!!! Ada la nampak serpihan tulang sikit2 here and there…Fosforus ni dia hancurkan kulit dan tulang…Nauzubillah.
Ada banyak lagi..but too long to write. Razali Awang memang volunteer nak pergi ke Gaza ...So, inilah yg diceritakan oleh beliau.
Satu lagi antara pembekal rifle ke Israel selain dari USA is negara jiran kita ni ha...yg paling dekat....SINGAPURA! So Razali kata kalau kita shopping kat sana mcm kita sokong Israel .
So friends, kita terus doa dan berdoa utk keselamatan saudara Islam kita di mana jua mereka berada..
Wasalam.

Read more...

GEMA

Thursday, 28 May 2009

Sebuah sajak yang bagus. Semoga kita semua semakin bersemangat dalam melaksanakan apa yang kita lakukan. Bukan sahaja semangat Palestine yang membara dalam dada, tetapi semangat untuk belajar, semangat untuk melaksanakan ibadah kepada ALLAH, semangat melakukan kebaikan sesama makhluk, semangat amar maaruf nahi mungkar, semangat untuk berdakwah dan segala macam semangat yang baik(bukan semangat ponteng kuliah dan tiru dalam exam ye).

Kredit: Zaim Ismail Zeid

Gema.

Mentari terbit sudah,

Hari baru menjelang tiba,

Dentuman masih menerjah,

Tinggal lah koleksi jeritan hiba,


Bumi bertinta darah, merah,

Gumpalan cebis-cebis nyawa,

Tentangan pasrah amarah,

Pabila kewujudan dinoda,


Keringat muda dikerah,

Teriakan azam dilaung, mara!

Hidup mati tanpa berserah,

Hak pasti dilindung jua,


Lelehan peluh dan tangis resah,

Padam tidak semangat membara,

Teruskan juangan, teruskan gagah,

Biar laungan mu kemana bergema.

Copyright 2009 Zaim Ismail Zeid

Scent of Palestine, Scent of Jannah



Read more...

  © Blogger templates Newspaper by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP